Pariwisata Pasola Sumba

Posted: July 9, 2012 in Uncategorized
Hanya Rp 650.000 Nonton Pasola di Sumba Barat

Penulis : Marcell lamunde


Marcell lamunde
Salah seorang peserta melempar lembing pada acara Pasola di Laegalang, Kecamatan Wanokaka, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (14/3/2012).

lamunde22.wordpress.com – Pesawat BAe 146-200 bermesin jet itu mendarat dengan mulus di Bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Bandara kecil yang baru saja direnovasi tersebut dari luar tampak seperti rumah tradisional Sumba.

Namun masuk ke area boarding, suasana tampak modern. Akses ke Pulau Sumba sebenarnya sangat mudah. Di Pulau Sumba sendiri terdapat dua bandara, yaitu Bandara Tambolaka di Sumba Barat Daya dan Bandara Mau Hau di Sumba Timur.

Pulau Sumba terdiri dari 4 kabupaten yaitu Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur. Sumba Barat menjadi kabupaten yang pariwisatanya menonjol. Festival Pasola yang merupakan daya tarik utama di Sumba Barat, dan menjadikan destinasi ini begitu unik dan eksotis.

Kadang, Pulau Sumba terkesan jauh dan terpencil. Padahal akses menuju Sumba Barat mudah saja. Bisa melalui jalur darat atau jalur udara. Karena di Pulau Sumba terdapat dua bandara yang berada di ujung-ujung pulau, maka ke Sumba Barat bisa dari Indonesia bagian barat maupun Indonesia bagian timur. Mau yang murah? Lakukan perjalanan melalui darat dan laut.

Jalur udara

Jika Anda dari Indonesia bagian barat, maka akses termudah adalah melalui Bandara Ngurah Rai, Tuban, Bali. Dari Bali, Anda cukup naik pesawat menuju Bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya.

Sementara dari Indonesia bagian timur, Anda bisa melalui Kupang, Nusa Tenggara Timur. Dari sini, Anda bisa naik pesawat ke Bandara Mau Hau, Sumba Timur.

Walaupun rute dari Kupang lebih banyak ke Bandara Tambolaka. Oleh karena itu, pastikan jadwal dan rute perjalanan Anda. Apakah Anda ingin menjelajahi 4 kabupaten di Pulau Sumba atau langsung hanya berkeliling di Sumba Barat.

Jika niat Anda mengelilingi Pulau Sumba, maka masuk saja melalui Bandara Mau Hau di Sumba Timur. Lalu melintasi Pulau Sumba via jalur darat. Kemudian keluar melalui Bandara Tambolaka, Sumba Barat.

Maskapai yang melayani rute dari Denpasar ke Bandara Tambolaka adalah Aviastar, Transnusa, Wings Air, dan Merpati. Harga tiket mulai dari Rp 600.000. Sedangkan rute Kupang ke Bandara Mau Hau, maskapai yang tersedia adalah Batavia dan Merpati . Harga tiket mulai dari Rp 600.000.

Dari kedua bandara ke Waikabubak, ibu kota Sumba Barat, Anda harus meneruskan perjalanan melalui darat. Anda bisa memilih sewa mobil, motor ojek atau pemandu dengan motor, travel, maupun bus.

Keluar dari Bandara Tambolaka, ada banyak yang menawarkan mobil ke Waekabubak. Anda bisa naik travel seharga Rp 50.000. Atau, sewa mobil sekali jalan mulai dari Rp 200.000. Bisa juga rental mobil seharian sudah termasuk bensin dan bisa diajak berkeliling seharga Rp 500.000 per hari.

Pilihan lain adalah sewa sepeda motor sudah termasuk pengantarnya (semacam ojek), seharga Rp 50.000 sekali jalan. Seru juga berkeliling Sumba dengan sepeda motor. Bisa juga naik ojek atau bus dari terminal di Waetabula. Pertama-tama, dari bandara bisa naik ojek ke terminal.

Lalu lanjutkan naik bus tujuan Waekabubak atau Waingapu. Bus tujuan Waingapu biasanya akan melewati Waekabubak. Perlu diingat, bus-bus ini hanya ada di pagi dan siang. Sore sekitar jam tiga sudah tidak ada bus. Ongkosnya sekitar Rp 8.000.

Waktu tempuh sekitar satu jam kurang dari Bandara Tambolaka menuju Waekabubak. Serta melewati jalan aspal yang sangat bagus dengan panorama hijau khas pedesaan di kanan dan kiri jalan.

Sementara waktu tempuh dari Waingapu, ibu kota Sumba Timur, ke Waekabubak sekitar 3 jam. Dari Bandara Mau Hau, Anda bisa naik travel seharga sekitar Rp 50.000 ke Waekabubak.

Bisa juga dari bandara naik ojek seharga Rp 15.000 ke terminal bus di Waingapu. Dari sini, naik bus seharga sekitar Rp 20.000 ke Waekabubak. Namun, bus hanya ada di pagi hari sekitar jam 08.00 dan siang sekitar jam 13.00.
 
Jadi, perkiraan rute yang harus Anda tempuh jika datang dari Jakarta adalah pertama-tama menuju Bali. Harga tiket ke Bali kisaran mulai dari Rp 350.000 – Rp. 400.000 di musim sepi turis untuk maskapai LCC (low cost carrier). Harga tiket bisa lebih murah untuk tiket-tiket promo. Pun bisa lebih mahal jika di musim liburan atau membeli tiket tidak jauh-jauh hari.

Dari Bali, Anda bisa beli tiket Transnusa tujuan Bandara Tambolaka, dengan kisaran harga mulai dari Rp 600.000. Lalu lanjutkan dengan naik mobil sewa sekali jalan langsung menuju Waikabubak, Sumba Barat. Maka perhitungan biaya sekitar Rp 1,2 juta sekali jalan.

Jalur darat dan laut

Sedangkan untuk jalur darat, misalnya dari Bali. Anda bisa naik bus sampai Bima, Nusa Tenggara Barat. Dari Bima tepatnya di Pelabuhan Sape, naik kapal feri menuju Pelabuhan Waekelo di Sumba Barat Daya.

Baru dari Pelabuhan Waekelo, bisa lanjutkan dengan bus dari terminal di Waetabula. Cukup bayar sekitar Rp 8.000 menuju terminal dekat pasar di Waekabubak. Jalur darat ini cocok untuk Anda yang senang berpetualang.

Perhitungan biaya dari Jakarta dengan jalur darat, bisa dengan naik bus langsung ke Bima, harganya sekitar Rp 550.000 dengan bus Safari Dharma Raya. Anda harus naik dari terminal Pulo Gadung. Sesampai di Terminal Bima, lanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Sape dengan angkutan umum berupa mini bus, ongkosnya sekitar Rp 20.000.

Perhatikan waktunya, karena perkiraan waktu sampai di Bima adalah sekitar jam 22.00. Sementara kapal ke Sumba biasanya baru ada di pagi hari. Oleh karena itu, Anda harus bermalam terlebih dahulu di Pelabuhan Sape. Ada beberapa penginapan sederhana dengan harga sangat murah, di bawah Rp 50.000.

Lalu, dari Pelabuhan Sape lanjutkan ke Pelabuhan Waekelo dengan kapal seharga Rp 45.000. Dari pelabuhan ke terminal Waetabula bisa naik ojek sekitar Rp 20.000. Dari terminal Waetabula ke terminal di Waekabubak, naik bus seharga Rp 8.000. Maka total biaya perjalanan dari Jakarta ke Sumba Barat melalui jalur darat dan laut, hampir mencapai Rp 650.000 (belum termasuk biaya menginap di Sape).

Hanya saja, waktu tempuh lebih lama. Dari Jakarta ke Bima dengan bus perlu waktu sekitar 3 hari (kurang lebih 77 jam). Kapal dari Sape ke Waekelo 8 jam. Bus sekitar 2 jam. Jadi waktu tempuh perjalanan sekitar 87 jam. Ditambah menginap semalam, maka perjalanan memakan waktu sekitar 4 hari.

Perjalanan darat ini cocok jika Anda memang ingin berjelajah ke daerah-daerah lain sebelum menuju Sumba. Jadi Anda dapat berjelajah di Pulau Jawa, Pulau Bali, maupun Nusa Tenggara Barat. Tentu makan waktu yang lebih lama. Namun, petualangan Anda akan lebih kaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s