Wisata Alam di Sumba Barat

Posted: July 9, 2012 in Uncategorized

Banyak potensi wisata alam di Sumba Barat seperti pantai-pantai berpasir putih, danau, air terjun, kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, bukit-bukit serta lembah-lembah yang hijau.

1. Pantai Marosi yang terletak di Kec.Lamboya, sekitar 32 Km dari Waikabubak. Pantai Marosi merupakan salah satu pantai tercantik di Sumba Barat. Pantai ini dekat dengan arena Pasola Hobba Kalla (Pasola Lamboya) serta sejumlah perkampungan tradisional.

Pantai Marosi

 2. Pantai Rua yang terletak di Kec. Wanokaka. Karena jaraknya yang relatif dekat dengan Kota Waikabubak yaitu sekitar 27 km, maka pada hari libur pantai ini menjadi alternatif utama bagi para wisatawan lokal yang ingin melepas penat sambil berenang, memancing dan berjemur matahari. Dari Waikabubak dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor sekitar 1 jam perjalanan.

Pantai rua

3. Pantai Nihi Watu juga terletak di Wanokaka. Pantai yang terletak di desa nelayan kecil dan merupakan teempat dilaksanakannya upacara Nyale pada dini hari menjelang Pasola. Terletak 21 Km sebelah Selatan kota Waikabubak. Ombak di tempat ini merupakan salah satu yang tercepat di mana pun. Tidak diragukan kalau Nihiwatu merupakan salah satu pantai dengan ombak terbaik di Indonesia dan bahkan dunia. Tak hanya berselancar, tempat ini juga memungkinkan dinikmati untuk berbagai aktifitas mengasyikkan lain seperti mengendarai kuda di pantai, memancing, menyelam, mengamati burung, bersepeda gunung hingga trekking ke air terjun.

Pantai Nihi Watu

 4. Air terjun Laipopu terletak di desa Katiku Loku, Kec. Wanokaka, tepatnya di Kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru. Air terjun yang berada di kawasan TNMT ini mempunyai keunggulan berupa keindahan dari lintasan air yang bertingkat-tingkat sehingga menebarkan butiran air ke berbagai arah. Debit air yang selalu stabil di sepanjang musim menyusun indahnya lumut dan tumbuhan yang menghijau di sekitar objek air terjun.

Air Terjun Laipopu

Hal yang dapat dilakukan adalah menikmati indahnya air terjun dengan berfoto, melakukan pijat air dan merasakan dinginnya air dengan mandi pada sekitar air terjun yang relatif aman bagi pengunjung.

Perjalanan menuju air terjun Laipopu ini memberikan tantangan tersendiri dimana setiap wisatawan yang akan mencapai objek ini dihadapkan pada jembatan gantung yang terbuat dari bambu, menyusuri lintasan berair dan melewati tegakan yang tersusun dari pohon-pohon berkayu. untuk mencapai Air Terjun Laipopu dapat ditempuh kurang lebih 45 menit dari pemukiman penduduk melalui trail yang variatif.

Potensi lain yang dapat dinikmati wisatawan adalah habitat burung kakatua, bentang sawah dan hasil kerajinan masyarakat Desa Katikuloku berupa kain tenun dan anyaman.

Akses menuju lokasi air terjun relatif mudah, dari Waikabubak dapat menuju Desa Katikuloku dengan angkutan umum selama kurang lebih 60 menit. Jalan yang dilalui berupa jalan aspal dan jalan perkerasan. Sedangkan wisatawan dari Kota Waingapu dapat melalui rute Waingapu-Waikabubak-Katikuloku dengan menggunakan jalan darat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s